Badminton atau bulu tangkis adalah cabang olahraga yang dikenal luas di kalangan masyarakat Indonesia karena selalu menorehkan prestasi. Sejak Olimpiade 1992, hanya ada satu Olimpiade di mana atlet badminton kita tidak membawa pulang medali, yaitu Olimpiade 2012 di London. Meski begitu, belum semua masyarakat Indonesia tahu betul tentang aturan permainan olahraga ini, terutama yang tidak selalu mengikuti turnamen badminton.
Kalau kamu juga belum tahu apa dua perbedaan aturan permainan badminton pada sektor tunggal dan ganda, yuk, baca kelanjutan artikel ini untuk tahu jawabannya!
Badminton merupakan olahraga bola kecil yang menggunakan raket dan kok di atas lapangan berdimensi 13,4 x 6,1 meter. Untuk mencetak sebuah skor, pemain harus memukul kok agar melewati jaring (net) pemisah di tengah lapangan hingga bola jatuh ke dalam bidang permainan lawan.
Satu set permainan badminton berjumlah 21 poin, dengan kewajiban selisih 2 poin untuk menentukan pemenang setnya. Jika skor kedua pemain sama-sama mencapai 20 poin, set dilanjutkan hingga salah satu pemain lebih dulu mendapatkan 30 poin agar dapat dihitung sebagai pemenang set. Lalu apabila masing-masing pemain sudah memenangkan satu set, maka akan ada satu set tambahan untuk menentukan pemenang dari pertandingan pada babak tersebut.
Nah, olahraga badminton terbagi ke dalam lima sektor berdasarkan konfigurasi pemain, yaitu sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Menariknya, regulasi permainan cabang olahraga satu ini juga akan berubah sesuai dengan jumlah pemain di lapangan. Apa saja perbedaannya?
Pernahkah kamu memerhatikan garis-garis tepi yang ada di lapangan badminton? Di setiap sisinya—baik kiri, kanan, dan belakang—terdapat dua garis putih yang menjadi pembatas area permainan badminton. Artinya, tiap-tiap garis tepi ini adalah gambaran luas lapangan permainan badminton.
Pada sektor tunggal, garis yang dipakai sebagai penentu area permainan adalah garis putih bagian dalam dari sisi kiri dan kanan lapangan serta garis putih bagian luar dari sisi belakang lapangan. Secara matematis, lebar bidang permainan pada sektor tunggal adalah 5,18 meter.
Sementara pada sektor ganda, garis yang dipakai sebagai penentu area permainan adalah semua garis putih bagian terluar dari semua sisi lapangan. Hitungan matematis lebar bidang permainan sektor ganda adalah 6,1 meter.
Mengutip dari laman Olympics.com, servis yang benar adalah ketika pemain memukul kok dengan raket hingga bola melewati (dan tanpa tersangkut di) net dan jatuh ke dalam bidang lapangan lawan, dengan posisi seluruh badan pemain berada di dalam bidang permainannya sendiri.
Selain itu, servis yang benar juga dinilai dari posisi kok saat dipukul dengan raket pemain serta postur pemain itu sendiri. Sebab, kok harus berada di bawah pinggang pemain atau tidak melebihi 115 sentimeter dari lapangan. Postur pemain juga tidak boleh bergerak-gerak selagi bersiap untuk melakukan servis dan pemain juga tidak boleh sengaja menunda melakukan servis.
Pada sektor tunggal, pemain harus melakukan servis pertama dan setiap memenangkan poin genap dari sisi kanan lapangan. Ketika memenangkan poin ganjil, pemain harus melakukan servis dari sisi kiri lapangan.
Lain lagi dengan sektor ganda. Pasalnya, ada aturan tambahan yang dikenal dengan sebutan rotasi pemain, sehingga pemain harus melakukan servis sesuai urutan berikut:
Pemain yang melakukan servis pertama pada pertandingan tersebut
Pasangan dari pemain yang menerima servis pertama
Pasangan dari pemain yang melakukan servis pertama
Pemain yang menerima servis pertama
Kembali ke pemain yang melakukan servis pertama
Aturan lain tentang servis bola pada sektor tunggal adalah tidak ada pemain di sisi penerima kok yang boleh menerima dua servis secara berurutan dalam satu set permainan yang sama. Apabila terjadi demikian, wasit akan meminta pemain untuk mengulang servisnya sesuai urutan.
Nah, itulah dia ulasan detail mengenai dua perbedaan aturan bermain badminton pada sektor tunggal dan ganda. Setelah mengerti, mungkin kamu ingin langsung mempraktikkannya di lapangan. Tapi sebelum itu, lengkapi dulu diri kamu dengan Asuransi Olahraga dari MSIG Indonesia yang akan melindungi kamu dari cedera tubuh akibat kejadian tiba-tiba dan kecelakaan selama berolahraga yang terjadi di wilayah Indonesia. Selamat berolahraga!